Rabu, 21 Desember 2011

Ucapan ‘Peristirahatan Terakhir’

0 komentar
Pertanyaan:
Bolehkan orang yang dikubur disifati dengan kalimat: ‘Memasuki tempat peristirahatan terakhirnya’ atau kalimat-kalimat semacamnya?
Jawab:
Kita baru saja mendengar kabar-kabar orang yang meninggal yang disiarkan oleh sebagian radio-radio Arab, yaitu dengan menyebutkan nama-nama orang yang meninggal tersebut. Misalnya dalam hal ini dikatakan: Telah meninggal fulan bin fulan dan seterusnya, dan dia akan dibaringkan di tempat peristirahatan terakhirnya pada jam sekian pada hari sekian.
Sudah dari dahulu saya sudah memberikan catatan terhadap ucapan ini dan terkadang saya mengingatkan bahwa ungkapan semacam ini ‘peristirahatan terakhir’ bukanlah termasuk dari ungkapan-ungkapan syar’iyah. Hal itu karena ungkapan seperti ini bisa keluar dari mulut seorang mukmin yang beriman akan adanya kebangkitan dan bisa juga keluar dari mulut seorang mulhid (kafir) yang tidak mengimani adanya kebangkitan.
Hanya saja jika ungkapan seperti ini diucapkan oleh seorang mukmin, maka ungkapan ini sangat kurang. Berbeda halnya jika diucapkan oleh seorang mulhid, maka dia sebenarnya tengah mengungkapkan sendiri penyimpangannya, karena dia tidak mengimani bahwa setelah tempat peristirahatan atau tempat kembali terakhir ini masih ada kehidupan yang lain. Tatkala sudah dipahami bersama bahwa seorang muslim itu harus berbeda dalam seluruh ucapan dan amalannya dari orang-orang yang bertentangan dengannya dalam hal pemikiran dan akidah, maka sudah sepantasnya juga dia wajib untuk menjauhi ungkapan-ungkapan semacam ini, yang mana ungkapan ini mengesankan pengingkaran kepada kebangkitan. Maka sepatutnya dikatakan -misalnya-: ‘Tempat peristirahatan terakhirnya di dalam kubur’ atau ‘di alam barzakh’ atau ungkapan-ungkapan semacamnya, yang jelas harus diberikan pembatasan.
Hanya saja pembatasan seperti ini dan semacamnya biasa saya namakan dengan istilah tarqi’ (pencangkokan) dalam ucapan (baca: kalimat bersayap, pent.). Dan tarqi’ dalam ucapan ini bukanlah termasuk adab-adab Islami. Hal itu karena telah datang beberapa hadits nabawi yang shahih, yang memerintahkan dan mengajari kita agar kita tidak mengucapkan ucapan yang mengharuskan kita untuk mentakwilnya (menafsirkannya) setelah kita mengucapkannya. Di antara hadits-hadits tersebut adalah:
إِيّـاكَ وَما يُعْتَذرُ مِنْهُ
“Waspadalah dari apa-apa yang akan dicarikan udzur darinya.”
Dan sabda beliau yang lain:
لاَ تُكَلِّمَنَّ بِكَلامٍ تَعْتَذِرُ بِهِ عِنْدَ النّاسِ
“Janganlah kamu berbicara dengan ucapan yang kamu akan meminta udzur (alasan) dengannya di hadapan orang-orang.”
Karenanya, di antara kesalahan buruk yang lahir dari taqild kaum muslimin kepada orang-orang kafir, sampai dalam hal penerjemahan ungkapan-ungkapan mereka yang tidak menunjukkan bahwa mereka ini beriman kepada hari kebangkitan. Di antara bentuk taqlid tersebut adalah ucapan sebagian radio Arab ketika memberitakan orang-orang yang meninggal: Dia akan dipindahkan ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Padahal kubur ini bukanlah tempat peristirahatan terakhir bagi orang-orang yang telah meninggal, akan tetapi tempat peristirahatan terakhir mereka adalah sebagaimana firman Rabb kita Azza wa Jalla dalam Al-Qur`an Al-Karim:
فَرِيقٌ فِي الْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِي السَّعِيرِ
“Sekelompok masuk ke dalam surga dan sekelompok masuk ke dalam neraka.” (QS. Asy-Syura: 7)
Maka ucapan ‘peristirahatan terakhir’ ini sama sekali tidak mengungkapkan akidah Islamiah. Karenanya sebagaimana dalam sebuah pribahasa dikatakan: Seandainya sesuatu itu ditaati atau didengarkan maka akal akan menjadi pendek.
Maka saya betul-betul menasehati mereka agar mereka meninggalkan ungkapan-ungkapan seperti ini yang merupakan hasil terjemahan dari ungkapan-ungkapan orang asing yang kafir, dan beralih kepada ungkapan Islami yang tidak mengesankan sedikitpun sesuatu yang bertentangan dengan Islam dan aqidah Islamiah. Berdasarkan sabda-sabda Nabi shallallahu alaihi wasallam yang telah berlalu:
إِيّـاكَ وَما يُعْتَذرُ مِنْهُ
“Waspadalah dari apa-apa yang akan dicarikan udzur darinya.”
Ini adalah peringatan dan peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.
[Diterjemahkan dari jawaban Asy-Syaikh Al-Albani dalam kaset Silsilah Al-Huda wa An-Nur no. 222, menit 36 detik 03]
Ucapan ‘Peristirahatan Terakhir’

KABAR MENYEJUKKAN: KEBERHASILAN ISLAMISASI Di NUSA KAMBANGAN-PENGEMBANGAN DAKWAH AHLUSSUNNAH DI CIAMIS & SEKITARNYA-PELUANG DAKWAH DI PEGUNUNGAN BANDUNG SELATAN-TELAH BERDIRI MARKAZ DAKWAH DI KOTA BANJAR 20/12/2011 Tinggalkan sebuah Komentar {INFO DAKWAH] SEMOGA DAPAT MENJADI PENYEJUK MATA BAGI AHLUS SUNNAH DAN PELIPUR LARA DARI TRAGEDI DAMMAJ 1. DAERAH YANG DULU DIKENAL OLEH MASYARAKAT DAN PEMERINTAH SETEMPAT SEBAGAI DAERAH KRISTENISASI KINI BERUBAH NAMA MENJADI DAERAH ISLAMISASI Alhamdulillah, daerah Selok Jero, Nusa Kambangan yang dulunya dikenal sebagai daerah Kristenisasi, kini istilahnya berubah menjadi daerah Islamisasi. Perubahan itu karena banyaknya kaum muslimin yang dulunya murtad telah kembali memeluk masuk Islam. Diantara mereka ada yang baru 2 bulan murtad, ada yang sudah 7 tahun bahkan ada yang sudah 30an tahun. Pada umumnya keislaman mereka baik, semangat menuntut ilmu dan telah mulai memahami hakikat tauhid, sehingga baru-baru ini mereka MENOLAK ketika sebagian kaum muslimin (yang tidak pernah murtad ke Kristen) mengajak mereka untuk melakukan ibadah “Sedekah Laut” dan “Sedekah Bumi” yakni satu bentuk kesyirikan kpd Allah ta’ala dgn mempersembahkan sesajen dan kurban kepada selain-Nya yang mereka anggap mempengaruhi hasil panen atau tangkapan ikan mereka. Wal’iyadzu billah. (lagi…) Silakan Bagikan di: >>> Facebook3 Twitter Email Print Ditulis dalam Aqidah, Info, Info Dakwah Tags: ahlussunnah, bandung, banjar, barat, dakwah, dalafiyah, dammaj, DI/TII, gembira, informasi, islamisasi, jawa, jawa barat, jawa tengah, kabar, kambangan, kristenisasi, markaz, menyejukkan, nusa, nusa kambangan, pegunungan, perkotaan, pusat, radio, rds, sejuk, selatan, selok jero, tengah, tragedi INSYA ALLAH TAHUN INI TIDAK ADA LAGI PERAYAAN MAULID / NATAL / ULANG TAHUNNYA “TUHAN” YESUS DI DESA SELOK JERO NUSA KAMBANGAN 07/12/2011 Tinggalkan sebuah Komentar INSYA ALLAH TAHUN INI TIDAK ADA LAGI PERAYAAN MAULID / NATAL / ULANG TAHUNNYA “TUHAN” YESUS DI DESA SELOK JERO NUSA KAMBANGAN Alhamdulillah, di saat kaum muslimin seluruh dunia berharap-harap cemas menanti kemenangan Ahlus Sunnah atas Pemberontak Syi’ah Yaman, pada hari Selasa kemarin 4 orang warga desa Selok Jero yang murtad kembali memeluk Islam, salah satunya adalah tokoh mereka. Dan pekan sebelumnya, sepasang suami istri berasal dari Wajo Sulawesi Selatan yang murtad juga kembali masuk Islam, insya Allah nanti diupload ke blog ana. Mohon doa kaum muslimin, semoga tahun ini tidak ada lagi perayaan MAULID / NATAL / ULANG TAHUNNYA “TUHAN” YESUS di desa ini. Masih ada 3 orang lagi yang insya Allah akan terus didakwahi untuk kembali memeluk Islam. Jika warga desa Selok Jero yang murtad telah kembali 100 % memeluk Islam maka ini akan jadi contoh yang baik bagi desa-desa yang lain, karena sesungguhnya garapan dakwah memerangi Kristenisasi ini masih sangat luas, masih banyak desa yang belum berhasil kami jangkau karena berbagai keterbatasan. (lagi…) Silakan Bagikan di: >>> Facebook9 Twitter Email Print Ditulis dalam Aqidah Tags: desa, dukun, hutan, kampung, kiai, kristenisasi, maulid, misi, misionaris, natal, nusa kambangan, penghijauan, preman, proyek, rawa apu, selok jero, sufi, syi'ah, ulang tahun, Yayasan Pelajaran dari Musibah yang Menimpa Ahlus Sunnah di Yaman 05/12/2011 Tinggalkan sebuah Komentar بسم الله الرحمن الرحيم Tidak ada seorang muslim pun -insya Allah-, apalagi seorang Ahlus Sunnah; seorang salafi sejati, yang tidak bersedih dengan musibah yang menimpa saudara-saudaranya Ahlus Sunnah di Ma’had Darul Hadits Dammaj, Yaman, yang saat ini lagi dikepung oleh pemberontak Syi’ah –semoga Allah ‘azza wa jalla menghancurkan mereka-. Alhamdulillah, banyak kaum muslimin di seluruh dunia menunjukkan simpati dan doa bagi keselamatan dan kemenangan Ahlus Sunnah atas pemberontak Syi’ah yang zalim ini. Akan tetapi, hal itu tidak membuat kita lupa dengan kezaliman yang dilakukan sebagian orang di Dammaj berupa celaan-celaan mereka kepada para ulama yang telah mengakibatkan Ahlus Sunnah di seluruh dunia berpecah belah. Kita tidak melupakan kezaliman sebagian mereka terhadap Ahlus Sunnah dengan penistaan yang mereka lakukan kepada Al-Walid Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali, Asy-Syaikh Al-‘Allamah Ubaid Al-Jabiri, Asy-Syaikh Al-Faqih Abdullah Al-Mar’i, Asy-Syaikh Abdur Rahman Al-Mar’i, para masyaikh lainnya dan para penuntut ilmu –hafizhahumullah-. Bahkan beberapa waktu lalu ketika perang sedang berkecamuk, masih ada diantara mereka yang merendahkan para ulama Ahlus Sunnah wal Jama’ah –wal’iyadzu billah-. (lagi…) Silakan Bagikan di: >>> Facebook1 Twitter Email Print Ditulis dalam Aqidah Tags: ahlus sunnah, dammaj, darul hadits, hadits, ma'had, menimpa, musibah, pelajaran, yaman [Silakan Unduh/Download Nasihat dan Dialog] Masuk Islamnya Mantan Penginjil dan Anaknya 29/11/2011 Tinggalkan sebuah Komentar بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Allahu Akbar, takbir kembali bergema di Ma’had An-Nur Al-Atsari Banjarsari Ciamis atas masuk Islamnya seorang Penginjil; Bapak Warsito, seorang yang sebelumnya telah banyak mengajak kaum muslimin untuk murtad, disusul oleh anak perempuannya; Lastri, yang sebelumnya begitu tekun mempelajari Injil. Ucapan syukur kami panjatkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas nikmat yang besar ini, disertai sebuah harapan, semoga menjadi amal shalih dan pemberat timbangan kebaikan pada hari kiamat bagi kaum muslimin yang terlibat langsung dalam kegiatan dakwah di daerah-daerah rawan Kristenisasi. Adapun bagi mereka yang tidak terlibat langsung, namun telah membantu dengan doa, tenaga dan donasi, maka begembiralah dengan pahala yang sama dengan orang-orang yang terlibat langsung. Karena Nabi kita yang mulia, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam telah bersabda: مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ فَقَدْ غَزَا ، وَمَنْ خَلَفَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا “Barangsiapa yang membantu perlengkapan orang yang berjihad di jalan Allah maka sungguh dia juga telah ikut berjihad, dan barangsiapa yang membantu keluarga seorang yang berjihad di jalan Allah dengan suatu kebaikan maka dia juga telah ikut berjihad.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu’anhu] (lagi…) Silakan Bagikan di: >>> Facebook10 Twitter Email Print Ditulis dalam Aqidah, Silakan Unduh/download Tags: dialog, download, injil, islam, kristenisasi, mantan, masuk, nasihat, penginjil, rekaman, silakan, takbir, unduh ALLAHU AKBAR. Telah Masuk Islam Orang yang Dulu Sangat Berperan dalam Memurtadkan Umat Islam & Ajakan untuk Bersedekah-Memberi Zakat-Memberi Hadiah

0 komentar

| 28/11/2011

ALLAHU AKBAR, SETELAH KEGIATAN DAKWAH DAN BAKTI SOSIAL, SALAH SEORANG KAKI TANGAN PENDETA & MISIONARIS KRISTEN TELAH MASUK ISLAM, PADAHAL DAHULUNYA BELIAU SANGAT BERPERAN DALAM MEMURTADKAN UMAT ISLAM
Alhamdulillah, kegiatan Dakwah, Pengobatan Gratis dan Pembagian Sembako pada hari Sabtu kemarin di dua desa rawan Kristenisai; Cikadim dan Selok Jero berjalan lancar, diikuti kurang lebih 100 Pasien wanita dan 60 pasien pria. Ucapan terima kasih; jazaakumullaahu khairon kami sampaikan kepada:
1. Pemerintah RI dan Mabes POLRI atas dukungannya.
2. Kaum muslimin dari berbagai daerah atas dukungan doa, tenaga dan donasi.
3. Asatidzah dan Santri Ma’had An-Nur Al-Atsari Banjarsari Ciamis, Ma’had Al-Ihsan Sindangkasih Ciamis dan Ma’had Al-Manshuroh Kroya Cilacap.
4. Dokter Abu Hanif dan istri beliau Dokter Ummu Hanif serta Timnya.
5. Dokter Abu Muhammad Djp dan istri beliau Dokter Ummu Muhammad serta Timnya dari Jakarta.
6. Tim Dokter, Perawat dan Ambulans dari Rumah Sakit SIAGA MEDIKA Banyumas, Dinas Kesehatan Banyumas dan Dinas Kesehatan Kota Banjar.
Segala puji hanya bagi Allah tabaraka wa ta’ala, setelah kegiatan ini, salah seorang kaki tangan Pendeta dan Misionaris Kristen yang cukup berpengaruh di masyarakatnya pada hari ini, Ahad sebelum zhuhur telah masuk Islam, dan sebelumnya pada hari Kamis 3 keluarga juga telah masuk Islam.

Seperti biasa, kami menyalurkan kepada mereka bantuan kaum muslimin berupa sedikit uang tunai, sembako, pakaian muslim dan muslimah, dan 8 ekor kambing; jantan dan betina. Rekamannya insya Allah akan diupload ke blog ana.
Mohon doa dan dukungan kaum muslimin, Insya Allah besok ada 5 keluarga yang berencana datang ke Ma’had An-Nur Al-Atsari untuk kembali memeluk Islam. Alhamdulillah kami masih mengumpulkan 10 ekor kambing untuk mereka.
Secara umum yang dibutuhkan kaum muslimin yang baru masuk Islam:
1. Bangunan masjid permanen.
2. Pakaian muslim dan muslimah, saat ini dibutuhkan kurang lebih 50 pasang untuk yg baru masuk Islam maupun yang masih muslim.
3. Pembukaan lapangan kerja.
Bagi kaum muslimin yang mau menyalurkan bantuannya dalam bentuk hadiah, sedekah maupun zakat bisa melalui rekening:
1. BRI: 3153-0100-2706-507 an. Ojan Paojan.
2. BNI: 002654-2376 an. Agus Iskandar.
Setelah transfer mohon konfirmasi ke nomor 085256842111, dengan menyebutkan tanggal transfer, nama dan jumlahnya. Jazaakumullaahu khairon.
Sumber: Info dari Al-Ustadz Sofyan Chalid Ruray: (http://www.facebook.com/SofyanRuray), Muharram 1433 H/Nopember 2011

[Silakan Unduh/Download Nasihat dan Dialog] Masuk Islamnya Mantan Penginjil dan Anaknya

0 komentar
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Allahu Akbar, takbir kembali bergema di Ma’had An-Nur Al-Atsari Banjarsari Ciamis atas masuk Islamnya seorang Penginjil; Bapak Warsito, seorang yang sebelumnya telah banyak mengajak kaum muslimin untuk murtad, disusul oleh anak perempuannya; Lastri, yang sebelumnya begitu tekun mempelajari Injil.
Ucapan syukur kami panjatkan kepada Allah subhanahu wa ta’ala atas nikmat yang besar ini, disertai sebuah harapan, semoga menjadi amal shalih dan pemberat timbangan kebaikan pada hari kiamat bagi kaum muslimin yang terlibat langsung dalam kegiatan dakwah di daerah-daerah rawan Kristenisasi.
Adapun bagi mereka yang tidak terlibat langsung, namun telah membantu dengan doa, tenaga dan donasi, maka begembiralah dengan pahala yang sama dengan orang-orang yang terlibat langsung. Karena Nabi kita yang mulia, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam telah bersabda:
مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ فَقَدْ غَزَا ، وَمَنْ خَلَفَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا
“Barangsiapa yang membantu perlengkapan orang yang berjihad di jalan Allah maka sungguh dia juga telah ikut berjihad, dan barangsiapa yang membantu keluarga seorang yang berjihad di jalan Allah dengan suatu kebaikan maka dia juga telah ikut berjihad.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu’anhu]

Al-Imam Ath-Thobari rahimahullah berkata:
وفيه من الفقه أن كل من أعان مؤمنًا على عمل بر فللمعين عليه أجر مثل العامل
“Dan dalam hadits ini terdapat fiqh (pemahaman) bahwa setiap orang yang menolong seorang mukmin dalam melaksanakan satu amalan kebaikan maka orang yang menolong tersebut mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [Syarh Shahih Al-Bukhari Libnil Batthol, 5/51]
Al-Imam An-Nawawi As-Syafi’i rahimahullah berkata:
وَفِي هَذَا الْحَدِيث : الْحَثّ عَلَى الْإِحْسَان إِلَى مَنْ فَعَلَ مَصْلَحَة لِلْمُسْلِمِينَ ، أَوْ قَامَ بِأَمْرٍ مِنْ مُهِمَّاتهمْ .
“Dan dalam hadits ini ada sebuah dorongan untuk berbuat baik kepada orang yang melakukan suatu amalan demi kemaslahatan kaum muslimin atau melakukan suatu perkara demi kepentingan kaum muslimin.” [Syarh Muslim Lin Nawawi, 13/40]
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata:
ويؤخذ من هذا أن كل من أعان شخصا في طاعة الله فله مثل أجره فإذا أعنت طالب علم في شراء الكتب له أو تأمين السكن أو النفقة أو ما أشبه ذلك فإن لك أجرا أي مثل أجره من غير أن ينقص من أجره شيئا وهكذا أيضا لو أعنت مصليا على تسهيل مهمته في صلاته في مكانه وثيابه أو في وضوئه أو في أي شيء فإنه يكتب لك في ذلك أجر فالقاعدة العامة أن من أعان شخصا في طاعة من طاعة الله كان له مثل أجره من غير أن ينقص من أجره شيئا
“Pelajaran yang bisa dipetik dari hadits ini, bahwasannya setiap orang yang menolong orang lain dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah maka dia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang ditolongnya.
Maka jika engkau menolong seorang penuntut ilmu dalam membeli buku-buku baginya, atau menyediakan asramanya, atau memberi infak kepadanya, atau yang semisal dengannya, maka engkau akan mendapatkan pahala seperti penuntut ilmu tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun.
Demikian pula jika engkau membantu seorang yang melaksanakan sholat agar mudah baginya melakukan sholat, baik tempat sholatnya, pakaiannya, air wudhunya dan apa saja yang dapat memudahkannya untuk melakukan sholat, maka engkau akan mendapatkan pahala seperti pahalanya.
Maka ini merupakan kaidah umum; barangsiapa yang menolong orang lain untuk melakukan suatu ketaatan kepada Allah, maka dia akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala orang yang melakukan ketaatan tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikitpun.” [Syarh Riyadhus Shalihin, 2/375]
Oleh karena itu, kami sangat berterima kasih; jazaakumullahu khairon kepada seluruh kaum muslimin dari berbagai daerah yang telah membantu kami dalam berdakwah di daerah-daerah rawan pemurtadan, semoga Allah ta’ala menjadikan setiap amal kita ikhlas, semata-mata mengaharapkan keridhoan-Nya.
Inilah rekaman masuk Islamnya orang-orang yang tadinya murtad, satu persatu kembali memeluk Islam:
Masuk Islamnya Bapak Paiman, Slamet dan Anto
Link: http://www.4shared.com/audio/9TD4miJ0/Masuk_Islamnya_Bapak_Paiman_Sl.html
Masuk Islamnya Bapak Sito, Mantan Penginjil
Link: http://www.4shared.com/audio/zlRgPI2B/Masuk_Islamnya_Bapak_Sito_Mant.html
Masuk Islamnya Sdr Ponijan, Ibunya Sariyah dan Lastri [Anak Bapak Sito]
Link: http://www.4shared.com/audio/MgSAZvAo/Masuk_Islamnya_Sdr_Ponijan_Ibu.html
Alhamdulillah, seperti biasa setelah masuk Islam kami menyalurkan bantuan kaum muslimin kepada mereka berupa uang tunai, sembako, pakaian muslim dan muslimah, dan masing-masing dua ekor kambing jantan dan betina. Semoga bantuan tersebut semakin mengokohkan mereka dalam Islam dan menguatkan tali persaudaraan antara sesama muslim.
Mereka juga masih membutuhkan bantuan berupa:
  1. Bangunan masjid permanen
  2. Pembangunan Pondok Pesantren
  3. Pakaian muslim dan muslimah
  4. Buku-buku agama
  5. Pembukaan lapangan kerja
Semoga Allah tabaraka wa ta’ala memberikan taufiq kepada kaum muslimin untuk dapat membantu mereka.
 وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Sumber: Situs Ustadz Sufyan Chalid Ruray-hafizhahullah- ( http://nasihatonline.wordpress.com/2011/11/29/download-nasihat-dan-dialog-masuk-islamnya-mantan-penginjil-dan-anaknya/ )

KABAR MENYEJUKKAN: KEBERHASILAN ISLAMISASI Di NUSA KAMBANGAN-PENGEMBANGAN DAKWAH AHLUSSUNNAH DI CIAMIS & SEKITARNYA-PELUANG DAKWAH DI PEGUNUNGAN BANDUNG SELATAN-TELAH BERDIRI MARKAZ DAKWAH DI KOTA BANJAR | 20/12/2011

0 komentar
{INFO DAKWAH] SEMOGA DAPAT MENJADI PENYEJUK MATA BAGI AHLUS SUNNAH DAN PELIPUR LARA DARI TRAGEDI DAMMAJ
1. DAERAH YANG DULU DIKENAL OLEH MASYARAKAT DAN PEMERINTAH SETEMPAT SEBAGAI DAERAH KRISTENISASI KINI BERUBAH NAMA MENJADI DAERAH ISLAMISASI
Alhamdulillah, daerah Selok Jero, Nusa Kambangan yang dulunya dikenal sebagai daerah Kristenisasi, kini istilahnya berubah menjadi daerah Islamisasi. Perubahan itu karena banyaknya kaum muslimin yang dulunya murtad telah kembali memeluk masuk Islam. Diantara mereka ada yang baru 2 bulan murtad, ada yang sudah 7 tahun bahkan ada yang sudah 30an tahun.
Pada umumnya keislaman mereka baik, semangat menuntut ilmu dan telah mulai memahami hakikat tauhid, sehingga baru-baru ini mereka MENOLAK ketika sebagian kaum muslimin (yang tidak pernah murtad ke Kristen) mengajak mereka untuk melakukan ibadah “Sedekah Laut” dan “Sedekah Bumi” yakni satu bentuk kesyirikan kpd Allah ta’ala dgn mempersembahkan sesajen dan kurban kepada selain-Nya yang mereka anggap mempengaruhi hasil panen atau tangkapan ikan mereka. Wal’iyadzu billah.
Insya Allah dalam waktu dekat ada sekitar 17 orang dari desa-desa sekitar Selok Jero yang akan masuk Islam. Sangat dibutuhkan TA’AWUN kaum muslimin untuk menyediakan HADIAH, SEDEKAH atau ZAKAT bagi mereka. Biasanya setiap mu’allaf kami berikan 2 ekor kambing [jantan dan betina], pakaian muslim/muslimah, sejumlah uang tunai dan sembako, dengan harapan sedikit pemberian tsb dapat lebih menguatkan keimanan mereka dan menutupi kebutuhan mereka dari mengharapkan uluran tangan para PENDETA / ROMO.
2. DAKWAH DI PERKOTAAN
Alhamdulillah, kegiatan dakwah Ma’had An-Nur Al-Atsari juga merambah di daerah perkotaan; Ciamis, Banjar, Majenang, Sidareja, Wanareja Cilacap dan sekitarnya. Bagi Anda yang punya keluarga atau kenalan di daerah-daerah tsb dapat Anda informasikan kepada mereka untuk menghadiri kegiatan ta’lim, semoga menjadi sebab hidayah insya Allah ta’ala.
Satu hal menarik yang mungkin perlu kami sampaikan, salah seorang pengusaha muslim keturunan Tionghoa yang mengenal dakwah Ahlus Sunnah melalui Radio Dakwah Salafiyah [RDS] Ciamis 107.7 FM meminta ta’lim di pabrik beliau dan alhamdulillah telah berjalan secara rutin.
Salah satu nasihat yang disampaikan oleh Asatidzah agar menghindari mu’amalah RIBA dgn bank, sehingga alhamdulillah rencana pengembangan usaha ekspor perkayuan beliau pada thn 2012 yang telah disetujui oleh salah satu bank ternama utk mengucurkan pinjaman modal sebesal 100 Milliar akhirnya ditolak oleh beliau. Sebagai solusinya, beliau menawarkan untuk menjual sebagian saham perusahaannya kepada Ahlus Sunnah yang berminat senilai “hanya” 13,5 Milliar.
3. INFO DAKWAH DARI PEGUNUNGAN BANDUNG SELATAN [MAJALAYA DAN SEKITARNYA
Subhanallah, masyarakat di daerah ini sangat terbuka dengan dakwah Ahlus Sunnah [baik mantan DI/TII maupun masyarakat awam], ada sekitar 5 desa dan 10 masjid meminta jadwal ta’lim rutin dari Asatidzah Ahlus Sunnah. Bahkan mereka menawarkan tanah-tanah mereka di beberapa tempat untuk dibangun Pondok Pesantren.
Ada satu nilai tambah daerah ini, yaitu masyarakat umumnya ramah, pemandangan pegunungan yang indah, tanah yang subur, udara sejuk khas pegunungan, AIR yang jernih dan melimpah. Diperlukan donasi pembangunan ma’had dan para da’i / ustadz yang bersedia mengelolanya
4. TELAH BERDIRI PUSAT INFORMASI DAN DAKWAH AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH DI KOTA BANJAR
Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah ta’ala, kemudian ta’awun dari kaum muslimin, di daerah Cipadu Banjar yang terletak di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah telah didirikan Pusat Informasi dan Dakwah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, yaitu sebuah markaz dakwah yang membantu peyiaran dakwah seperti Perpustakaan, Pembagian buku-buku dan CD secara gratis, dan gedung yang kami sewa juga bisa digunakan sbg tempat transit para musafir.
Mhn doa dan dukungan kaum muslimin, jazaakumullaAhu khairon.
Tambahan: Bagi kaum muslimin yang mau menyalurkan bantuannya dalam bentuk hadiah, sedekah maupun zakat bisa melalui rekening:
1. BRI: 3153-0100-2706-507 an. Ojan Paojan.
2. BNI: 002654-2376 an. Agus Iskandar.
Setelah transfer mohon konfirmasi ke nomor 085256842111, dengan menyebutkan tanggal transfer, nama dan jumlahnya.
Sumber Info: kabar dari Al-Ustadz Sufyan Khalid Ruray (http://www.facebook.com/SofyanRuray/posts/343384449012084?notif_t=mentions_comment)

Nasehat Dan Bimbingan Ulama Terhadap Ahlussunnah Kaitannya Blokade di Dammaj

0 komentar
Kamis, 15 Desember 2011 15:09
Cetak PDF
Nasehat Fadhilatu As Syaikh ‘Abdurrahman bin Umar Mar’ie Al-Adny Terkait Dengan Pengepungan dan Blokade yang terjadi di Dammaj.
Bismillahirrahmanirrahim
Tidak lupa -wahai saudaraku sekalian karena Allah- untuk senantiasa kita mendoakan saudara-saudara kita di dammaj -semoga allah memberikan taufiq kepada mereka- agar Allah melidungi mereka dan memberikan jalan keluar kepada mereka.
Karena disana ada orang-orang sholih baik dari kalangan laki-laki maupun wanita yang mana mereka adalah dari kalangan ahlussunnah yang saat ini berada didalam kesulitan dan kesedihan. Dan mereka sangatlah butuh terhadap pertolongan dari saudara-saudara mereka kaum muslimin.
Maka apabila kita tidak mampu untuk membantu mereka disana kecuali dengan berdo’a, maka jangan sampai kita lalai untuk mendo’akan mereka disaat kita jauh dari mereka, semoga Allah memberkahi kalian.
Kita memohon kepada Allah untuk mengembalikan tipu daya dan makar musuh-musuh mereka dan semoga Allah menolong saudara-saudara kita di sana dan memberikan ampunan-Nya kepada kita dan kepada mereka, dan memberikan segala petunjuk dan bimbingan-Nya serta mengokohkan kita semua diatas al-haq sampai kita bertemu dengan Allah subhaanahu wa ta’ala. Barakallahu Fikum. Kita berdo’a di kesendirian kita. Jazakumullah khairan.

Diterjemah Oleh : Abdul Mu’thi bin Mugni Hafizhahulloh

Teks dalam bahasa Arab :
نصيحة
فضيلة الشيخ عبد الرحمن بن عمر بن مرعي العدني
المتعلقة بحصار دماج

بسم الله الرحمن الرحيم
لا نَنسَى إخواني في الله ، أن ندعو لإخواننا - وفقهم الله - في بلاد دماج أنّ الله يَدفعَ عنهم ويفرِّج عنهم
فإنَّ هناك أناساً صالحين من الرجال والنساء من أهل السنة وهم في كُرْبة وغُمَّة ، يحتاجون إلى المناصرة من إخوانهم المسلمين .
لو لم يكن إلا بالدعاء ، لا نَغفَل عن الدعاء لإخواننا بظهر الغيب بارك الله فيكم
ونسأل الله أن يرُدّ كيد عدوهم وأن ينصر إخواننا وأن يتوب علينا وعليهم وأن يُلهِم الجميع رُشْده وأن يُثبِّت الجميع على الحق حتى يلقاه بارك الله فيكم
الدعاء بظهر الغيب جزاكم الله خيراً .

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Ditanya As Syaikh Al ‘Allamah Shalih bin Fauzan Al Fauzan, “Apa nasehat anda untuk saudara-saudara kita Ahlussunnah di yaman yang sedang diperangi oleh kelompok hutsiyyun (kelompok rafidhah, pent-)?

Maka beliau menjawab:
“Wajib bagi mereka untuk menyandarkan diri dan percaya kepada Allah. Sebagaimana juga wajib atas mereka untuk memperbanyak bermunajat kepada Allah degan do’a-do’a mereka, membela dan menjaga diri-diri mereka, anak cucu dan keturunan mereka serta harta-harta yang mereka miliki, yang mana mereka membela dan menjaga itu semua sesuai dengan kemampuan yang ada pada mereka.
Dan tidaklah musibah ini menimpa penduduk yaman kecuali karena kelemahan dan perpecahan (perselisihan) yang ada disisi mereka, jikalau mereka bersatu dan berkumpul diatas satu bendera maka niscaya tidak akan ada seorangpun dari musuh mereka yang mampu masuk ditengah-tengah mereka dan menyerang mereka, akan tetapi karena mereka berpecah dan berselisih sehingga menimbulkan kepentingan-kepentingan pribadi (tendensi-tendensi tertentu), maka terjadilah apa yang saat ini sedang terjadi di negeri tersebut, na’am.
Maka aku mewasiatkan kepada mereka untuk bersabar dan melakukan sebab- sebab (datangnya pertolongan Allah Subhaanahu wata’aala), dan diantara sebab-sebab tersebut adalah al ijtima’ (berkumpul) dan tidak berpecah belah (berselisih). Allah ta’ala berfman:
( ولا تنازعوا فتفشلوا وتذهب ريحكم واصبروا )
“Dan janganlah kalian berbantah-bantahan, yang menyebabkan kalian menjadi gentar dan hilang kekuatan kalian, dan bersabarlah.”
Dan firman Allah Jalla wa ‘Ala:
(ولا تكونوا كالذين تفرّقوا واختلفوا)
“Dan janganlah kalian menyerupai orang-orang yg bercerai berai dan berselisih.”
Maka wajib atas mereka untuk bersatu !!!
Dan kelompok-kelompok hizby serta berbagai perpecahan yang ada, ini adalah kerugian dan kerusakan bagi kaum muslimin. Maka mereka wajib berkumpul dan bersatu dalam satu kelompok yang berjalan di atas Al Kitab dan As Sunnah. Dan berada dibawah satu komando untuk melawan musuh-musuh yang menyerang mereka. Dan seperti inilah seharusnya keadaan kaum muslimin, na’am.

Diterjemah Oleh : Abdul Mu’thi bin Mugni Hafizhahulloh

Dengar Audionya Klik Disini !, Atau Download Disini



Teks dalam bahasa Arab :
السائل:
ما نصيحتكم لإخواننا أهل السنة في اليمن الذين يقاتلهم الحوثيون ؟

العلامة صالح الفوزان حفظه الله:

عليهم بالاعتماد على الله عز وجل ، وكثرة الدعاء، والدفاع عن أنفسهم وعن ذراريهم وعن أموالهم، يدافعون بحسب مقدرتهم، نعم.
وما أصاب أهل اليمن هذا إلا بسبب تخاذلهم وتفرقهم، ولو أنهم اجتمعوا تحت راية واحدة ما استطاع أحد أن يتدخّل فيهم، لكن لمّا تفرقوا وصارت لهم أطماع، كل له طمع حصل عليهم ما حصل، نعم.
أنا أوصيهم بالصبر، وأوصيهم بعمل الأسباب، ومنها الاجتماع وعدم التفرق، ( ولا تنازعوا فتفشلوا وتذهب ريحكم واصبروا ) (ولا تكونوا كالذين تفرّقوا واختلفوا) ... عليهم بالاجتماع .
الحزبيات والتفرّقات هذه ضرر على المسلمين، عليهم أن يجتمعوا جماعة واحدة على الكتاب والسنة، وأن يكونوا يداً واحدة على من سواهم، هذا شأن المسلمين، نعم .

http://www.salafybpp.com
 

Ka'bah Night | powered by Blogger | created from Minima retouched by ics - id